Selasa, 28 Juni 2011

Catatan Gladikarya (Serie 2)


GLADIKARYA
Hari Kedua
Hari kedua bertepatan dengan Selasa 28 Juni 2011, Gladikarya di desa Kertawangi Cisarua Bandung diawali seperti biasanya. Kedinginan di pagi hari dan berpindah dari satu masjid ke masjid lainnya mencari peradaban. Dari Geografisnya, wajar suhu di desa ini semakin dingin apabila diguyur hujan pada malam harinya. Desa ini di kelilingi oleh gunung yang berdiri dengan perkasa. Angin lembah sangat terasa saat dipagi hari.

Perjalanan hari kedua kami fokuskan dalam observasi bakal dari LM3 (Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat) dan bertemu Tomas (tokoh Masyarakat) desa Kertawangi. Seperti biasa, kami memulai perjalanan pukul 09.00 dari rumah. Naik dan turun gunung seperti biasa menjadi kewajiban kami untuk akses ke dunia luar.

Pelajaran-pelajaran banyak kami temukan dari kegiatan Gladikarya. Memang belum dapat kita simpulkan secara general dari perjalanan kami selama dua hari ini. Terlalu dini mungkin, karena ada kasus teman-teman Gladikarya dimana teman-teman merasa di “tipu” dengan membayar sesuatu dengan harga tidak wajar. Akan tetapi selama perjalanan ini, kelompok kami melihat kesehajaan masyarakat desa dengan segala kesederhanaanya. Kebaikan pemiliki rumah, kami rasakan masih seperti hari pertama. Sejauh ini sangat nyaman.

Perjalanan pertama yang dituju adalah rumah Pak agus, salah satu pengurus yayasan pesantren yang tidak sengaja kami temui. Perjalanan ini untuk mengidentifikasi potensi yang di miliki dalam perancangan LM3. Pada saat tepat didepan rumahnya, ternyata kami sudah di tunggu. Selanjutnya kami pergi ke pesantren dengan menggunakan mobil pak Agus.

Di Pesantren kami bertemu dengan Abi yang merupakan kyai di pesantren tersebut. Ternyata pesantren tersebut merupakan pesantren anak yatim dan duafa yang melaksanakan operasionalnya dari kemampuan bertani dan sumbangan donatur. Selain itu, pondok pesantren tersebut sedang merintis pembangunan agrowisata yang berlandaskan nilai-nilai islami. Kekonsistenan pengurus yayasan didalam mencerdaskan anak bangsa dengan kemampuan ekonomi terbatas dengan mencaoba mandiri dapat menjadi contoh. Abi beserta pengurus lainnya saat ini menghidupi dan mendidik sekitar 160 siswa. Tidak hanya siswa yang normal didalam mental, bahkan terdapat siswa yang membutuhkan perhatian khusus (autis).

Perjalanan kedua kami adalah niat kunjungan di Cibadak untuk berkunjung ke rumah Pak Ajang yang merupakan Ketua Gapoktan Jamur di desa Kertawangi. Didalam perjalananannya, kami sempat “menepi” di pengumpul jamur tiram. Pengumul atau lebih dikenal dengan tengkulak mendistribusikan jamur tiram tersebut dari petani jamur tiram ke pasar yang terletak di Bandung dan beberapa kota lainnya. Tengkulak mungkin memiliki konotasi negatif didalam benak sebagian besar masyarakat Indonesia. Akan tetapi, apabila kita kaji lebih jauh tidak semua hal tersebut dapat kita generalkan karena pada kasus tertentu tengkulak bahkan menjadi solusi. Solusi berupa penyedia modal kerja bagi petani ataupun bantuan lainnya. Dalam kasus tertentu, kita tidak bisa menyalahkan seluruhnya para tengkulak. Perlu dikaji lebih jauh mengenai dampak negative tengkulak di suatu tempat.

Persinggahan terakhir dilakukan tanpa rencana. Setelah berjalan sekitar 10 menit, kami menemukan P4S di desa tersebut. Kami singgah dan ternyata merupakan rumah dari Bapak Juhiah. Pak Juhiah merupakan salah satu orang yang membawa jamur tiram ke Kecamatan Cisarua. Beliau pun merupakan salah satu pendiri Kelompok Tania Nelayan Andalan (KTNA). Pensiunan polisi ini mengabdikan diri dalam pembangunan pertanian. Waktunya dihabiskan untuk berkeliling Indonesia dalam meberi pengarahan bagi anggota KTNA di seluruh Indonesia.

Kunjungan mendadak tersebut diterima oleh istri beliau, yaitu ibu Hj Neneng. Bu Neneng menjelaskan keadaan jamur di Kertawangi, terutama mengenai kegiatan pengolahan jamur yang dikelola oleh ibu-ibu PKK. Beliau mau membantu kami dalam pelaksanaan Gladikarya bila berhubungan dengan anggota PKK. Sayang Sekali pertemuan hari ini tdak mempertemukan kami dengan Pak Juhiah. Beliau sedang dalam keadaan kurang sehat yang merupakan dampak perjalanan beliau diwaktu yang lalu ke Kalimantan Timur. Diakhir kunjungan, kami memutuskan untuk pergi ke Pasar. Bu Neneng menawarkan tumpangan hingga pasar.

Setelah berbelanja kebutuhan selama Gladikarya, kami memutuskan kembali ke rumah pak karna. Siang hari dihabiskan untuk beristirahat. Sedangkan sore hari dihabiskan untuk berkunjung ke Kota Bandung. Malam hari saya habiskan bertemu teman saat SMP, yaitu Yoga. Kami menghabiskan malam di Seven Café Setiabudi.

Senin, 27 Juni 2011

Catatan Gladikarya (seri 1)




GLADIKARYA
Hari Pertama

Hari pertama Gladikarya di Desa Kertawangi Cisarua Bandung Barat bertepatan dengan Senin 27 Juni 2011. Hari pertama didalam merangkai program pengabdian kami didesa tersebut. Kami yang terdiri dari lima orang yaitu TB sebagai ketua program, Saya, Nuniek, Arifah, dan Rara mencoba memulai dengan bersilaturahmi di Kecamatan Cisarua, desa kertawangi, RW, hingga Tingkat RT. Sosialisai dengan masyarakat merupakan langkah awal dari program kami. Orientasi meliputi perkenalan tokoh, komoditas dan kebutuhan.

Sebenarnya saya ingin menceritakan dari mulai kami melaksanakan perjalanan dari Bogor menuju Bandung. Perjalanan yang seru, menyenangkan, menegangkan dan memberikan pelajaran yang berharga. Akan tetapi, guna menjaga nama dan melupakan kejadian, maka perjalanan menuju Bandung kita hapuskan.

Perjalanan hari ini dimulai dengan mengantar Adnan yang menginap di desa kami. Kesempatan ini saya gunakan untuk mencari sarapan. Di sekitar Biofarma kami menemukan nasi uduk yang lumayan murah. Lima bungkus dan gorengan dibungkus. Sarapan kita bantai dengan sadisnya.
Tanpa kami sadari, sarapan telah menyita waktu. Janji untuk sampai ke kecamatan Cisarua pukul 09.00 wib sulit dipenuhi karena pukul 08.30 wib masih di rumah Bapak Karna. Oh ia, perkenalkan pemilik rumah yang kami tempati milik Pak Karna di dusun Cibolang Desa Kertawangi. Perjalanan akhirnya dimulai pukul 08.40 wib.

Perjalanan yang berjarak sekitar 1,5 km diperkirakan memakan waktu 30 menit. Medan yang kami lewati terjal dan menurun-menanjak. Keringat, cape, dan diiringi angin dan hujan. Hujan deras menyerang dan basah kuyup. Dan akhinya sesuai perkiraan, pukul 09.05 wib sampai di jalan besar dan menemukan kendaraan umum. Dan ternyata topi arifah hilang.

Perjalanan di kecamatan Cisarua untuk bertemu pak camat, perjalanan ke desa, dan bertemu pak RT dan RW tidak terlalu menarik untuk diceritakan. Cerita yang menarik hanya saat berfoto bersama dengan “kontingen” Cisarua lainnya. Cerita lainnya adalah “ngopi dan ngeteh” bersama Bu Narni di Kantor Desa Kertawangi. Terima kasih atas bimbingan Bu Narni dan “cicipan” kue dari Bu Yusalina,hehe. Selain itu, perjalanan yang menarik lainnya adalah pertemuan dengan Pak Agus yang memberikan pencerahan untuk menemukan LM3 (Lembaga Mandiri Yang Mengakar di Masyarat). Beliau adalah salah satu pengurus pesantren yang memiliki kegiatan dibidang agribisnis. Ini merupakan peluang didalam menjalankan program yang diamanahkan Kementrian Pertanian. Sengsara membawa hikmah, karena pertemuan disebabkan hujan yang deras telah mengarahkan untuk meneduh di rumah pak Agus.

Cerita inti di hari ini adalah strategi kami didalam menghemat uang. Dengan strategi untuk menjajaki rumah yang ditempati dan menego biaya makan, maka kami memutuskan untuk hanya membayar sewa rumah sebesar 50 persen. Dengan keadaan ini, diharapkan mampu menunjukan keterbatasan dana sehingga dapat menego biaya makan. Dan kejadian yang mengharukan terjadi.
Uang yang diserahkan kepada Pak Karna diberikan langsung dan hanya kepada beliau pada pukul 15.00 wib. Beliau menerima dan negosiasi makan akan dilakukan langsung ke Bu Karna. Miscommunication terjadi karena terjadi perbedaan persepsi diantara Pak Karna dan anggota kelompok kami.

Kejadian mengharukan terjadi pukul 17.00 wib. Bu Karna yang menerima uang dari Pak Karna secara tiba-tiba memanggil kami. Kami dikumpulkan di ruang utama. Kami sangat kaget karena saat itu kami baru pulang dari dari rumah pak RT dan beristirahat di kamar masing-masing. Suasana tegang dan ruangan gelap karena menjelang magrib. Lampu dimatikan dan kami tidak tahu dimana saklarnya.
Bu Karna ternyata menyerahkan kembali uang muka yang kami berikan. Bu karna dengan ketulusan hati seorang ibu memberikan uang karena kekhawatirannya kepada kami. Beliau menduga kamu tidak memiliki uang sama sekali, bahkan untuk makan sekalipun. Dengan tetesan air mata, beliau serahkan kepada saya. Saya ambil, namun dengan penjelasan saya serahkan kembali. Nuniek memeluk Bu karna, dan Alhamdulilah beliau mau menerima kembali.

Ketulusan hati beliau merupakan salah satu contoh ketulusan hati seorang Ibu. Tanpa merasa bahwa kami hanya tamu, beliau rela untuk rugi asal beliau mampu melindungi kami yang baru satu hari tinggal dirumahnya dan dianggap seorang anak. Dari sorot mata dan kata saat menyerahkan uang, tidak terlihat keangkuhan dan hanya ketulusan. Sungguh mulia hati seorang ibu, dan bersyukurlah bagi kita yang memiliki ibu.

Saya berani mengatakan bahwa Bu karna sangat tulus adalah dari sambutan saat kami datang. Pada saat kami datang, kami disambut dengan hangat. Hangat tidak hanya sikap, namun dengan makanan yang tentunya “hangat”. Perhatian selanjutnya adalah pada malam hari ini, beliau menyediakan makanan bagi kami kembali tanpa kami minta dan harus dibayar. Sungguh, kenyamanan seperti keluarga kami rasakan bersama keluarga pak Karna.

Minggu, 05 Juni 2011

Bila kau Izinkan

Bila kau izinkan.
Izinkan aku mencintaimu seperti bulan yang menjaga malam.
Setia tanpa jeda.
Tanpa asa putus asa.

Bila kau izinkan.
Izinkan aku merangkai mimpi seperti takdir air yang mengalir.
Terpaku tanpa jemu
Tanpa keluh walau peluh

Mimpi-mimpi tanpa hari.
Termenung tanpa jemu.
Merangkai hari pasti
Hanya terpaku didalam kalbu.

Bila kau izinkan aku.
Izinkan aku ucapkan janji suci seperti mentari menjaga hari.
Menunggu tanpa jemu.
Tanpa lelah tanpah pasrah.

Bogor, 4 Juni 2011

Sabtu, 28 Mei 2011

Cinta Sejati

Hingga Saat ini belum ku temukan Cinta
Tak seharus Seperti Cinta kepada Tuhan yang ku sembah
Ataupun Cinta ayah bunda yang tiada tara
Tak pernah bertemu cinta, cinta layaknya pada sekuntum bunga

Anyaman ini akan ku selalu rangkai
dalam gelap dalam terang
dalam harap dalam tenang
disimpan dalam hati nan mulia

Biarkan Hamba membentangkan tali ini.
Supaya tenang menentukan hati
mengundang hadir dan untuk tak pergi
Dan tetap lekang sebagai cinta sejati

Rabu, 25 Mei 2011

Hanya sedikit Nasihat ( Hasil kiriman Email)

Nasihat Seorang Arab Kepada Putranya
(Ukht/ Nayifah Uwaimir)

نَصِيْحَةُ عَرَبِيٍّ لاِبْنِـــهِ
(اَلأُخْتُ / نَايِفَة عُوَيْمِر)
بُنَيَّ ... لِكَيْ تَكُوْنَ مَلِكًا مُهَابًا بَيْنَ النَّاسِ ..
إِيَّاكَ أَنْ تَتَكَلَّمَ فِي اْلأَشْيَاءَ
إِلاَّ بَعْدَ أَنْ تَتَأَكَّدَ مِنْ صِحَّةِ الْمَصْدَرِ ..
وِإِذَا جَاءَكَ أَحَدٌ بِنَبَأٍ فَتَبَيَّنْ قَبْلَ أَنْ تَتَهَوَّرَ..
وَإِيَاكَ وَالشَّائِعَةَ .. لاَ تُصَدِّقْ كُلَّ مَا يُقَالُ وَلاَ نِصْفَ مَا تُبْصِرُ ..
وِإِذَا اِبْتَلاَكَ اللهُ بِعَدُوٍّ .. قَاوِمْهُ بِاْلإِحْسَانِ إِلَيْهِ .. اِدْفَعْ بِالَّتِيْ هِيَ أَحْسَنُ ..
فَإِنَّ الْعَدَاوَةَ تَنْقَلِبُ حُبّاً ..

Wahai puteraku …
Agar engkau menjadi seorang raja yang berwibawa di hadapan manusia ..
Janganlah berbicara dalam berbagai urusan ..
Kecuali setelah mengecek kebenaran sumbernya ..
Dan jika seseorang datang membawa berita, cari bukti kebenarannya sebelum dengan berani engkau berbicara ..
Hati-hati dengan isu .. jangan percayai setiap yang dikatakan, jangan pula percaya sesuatu yang setengah engkau lihat ..
Dan jika engkau mendapatkan cobaan berupa seorang musuh .. hadapi dengan berbuat baik kepadanya .. tolak dengan cara yang lebih baik, niscaya permusuhan itu berubah menjadi cinta kasih


إِذَا أَرَدْتَ أَنْ تَكْتَشِفَ صِدِّيْقاً .. سَافِرْ مَعَهُ .. فَفِي السَّفَرِ .. يَنْكَشِفُ اْلإِنْسَانُ ..
يَذُوْبُ الْمَظْهَرُ .. وَيَنْكَشِفُ الْمَخْبَرُ ! وِلِمَاذَا سُمِّيَ السَّفَرُ سَفَراً ؟؟؟
إِلاَّ لأَنَّهُ عَنِ اْلأَخْلاَقِ وَالطَّبَائِعِ يُسْفِرُ !

Jika engkau hendak mengungkap kejujuran orang, ajaklah ia pergi bersama .. dalam bepergian itu jati diri manusia terungkap .. penampilan lahiriahnya akan luntur dan jatidirinya akan tersingkap! Dan “bepergian itu disebut safar karena berfungsi mengungkap yang tertutup, mengungkap akhlaq dan tabiat”.

وَإِذَا هَاجَمَكَ النَّاسُ وَأَنْتَ عَلَى حَقٍّ .. أَوْ قَذَعُوْكَ بِالنِّقْدِ.. فَافْرَحْ ..
إِنَّهُمْ يَقُوْلُوْنَ لَكَ .. أَنْتَ نَاجِحٌ وَمُؤَثِّرٌ .. فَالْكَلْبُ الْمَيِّتُ .. لاَ يُرْكَلُ !
وَلاَ يُرْمَى إِلاَّ الشَّجَرُ الْمُثْمِرُ !

Jika engkau diserang banyak orang sementara engkau berada di atas kebenaran .. atau jika engkau diserang dengan kritikan-kritikan buruk .. bergembiralah .. sebab mereka sebenarnya sedang berkata: “engkau orang yang sukses dan berpengaruh”, sebab,anjing yang mati tidak akan ditendang,dan tidak dilempar kecuali pohon yang berbuah

بُنَيَّ ..
عِنْدَمَا تَنْتَقِدُ أَحَداً .. فَبِعَيْنِ النَّحْلِ تَعَوَّدْ أَنْ تُبْصِرَ ..
وَلاَ تَنْظُرْ لِلنَّاسِ بِعَيْنِ ذُبَابٍ ... فَتَقَعُ عَلَى مَا هُوَ مُسْتَقْذَرُ!

Wahai puteraku ..
Jika engkau hendak mengkritik, biasakan untuk melihat dengan mata tawon lebah .. dan jangan memandang orang lain dengan mata lalat, sebab engkau akan terjatuh kepada perkara yang busuk!

نَمْ بَاكِراً يَا بُنَيَّ .. فَالْبَرَكَةُ فِي الرِّزْقِ صَبَاحاً ..
وَأَخَافُ أَنْ يَفُوْتَكَ رِزْقُ الرَّحْمَنِ .. لأَنَّكَ.. تَسْهَرُ !

Tidurlah lebih awal wahai puteraku agar bisa bangun lebih awal .. sebab keberkahan ada di pagi hari, dan saya khawatir kehilangan kesempatan mendapatkan rizki Allah yang Maha Penyayang disebabkan engkau begadang di malam hari, sehingga tidak bisa bangun pagi!


وَسَأَحْكِيْ لَكَ قِصَّةَ الْمَعِزَةِ وَالذِّئْبِ حَتَّى لاَ تَأْمَنَ مَنْ يَمْكُرُ ...
وِحِيْنَمَا يَثِقُ بِكَ أَحَدٌ فَإِيَّاكَ ثُمَّ إِيَّاكَ أَنْ تَغْدِرَ !
سَأَذْهَبُ بِكَ لِعَرِيْنِ اْلأَسَدِ .. وَسَأُعَلِّمُكَ أَنَّ اْلأَسَدَ لَمْ يُصْبِحْ مَلِكاً لِلْغَابَةِ لأَنَّهُ يَزْأَرُ!!
وَلَكِنْ لأَنَّهُ .. عَزِيْزُ النَّفْسِ ! لاَ يَقَعُ عَلَى فَرِيْسَةَ غَيْرِهِ !
مَهْمَا كَانَ جَائِعاً .. يَتَضَوَّرُ .. لاَ تَسْرِقْ جُهْدَ غَيْرِكَ .. فَتَتَجَوَّرْ !

Akan aku ceritakan kepadaku kisah seekor kambing dan serigala, supaya engkau aman dari orang yang berbuat makar ..
Dan saat seseorang memberikan tsiqah-nya kepadamu, jangan sampai engkau mengkhianatinya!
Akan aku ajak engkau ke sarang singa .. akan aku ajarkan bahwa singa itu tidak menjadi raja hutan dikarenakan aumannya!!
Akan tetapi, karena ia berjiwa tinggi! Tidak mau memakan hasil buruan binatang lain, betapapun ia lapar .. dan perutnya melilit-lilit .. jangan mencuri jerih payah orang lain .. sebab engkau menjadi keji!

سَأَذْهَبُ بِكَ لِلْحَرْبَاءِ .. حَتَّى تُشَاهِدَ بِنَفْسِكَ حِيْلَتَهَا !
فَهِيَ تُلَوِّنُ جِلْدَهَا بِلَوْنِ الْمَكَانِ .. لِتَعْلَمَ أَنَّ مِثْلَهَا نُسَخٌ... تَتَكَرَّرٌ !
وَأَنَّ هُنَاكَ مُنَافِقِيْنَ .. وَهُنَاكَ أُنَاسٌ بِكُلِّ لِبَاسٍ تَتَدَثَّرُ !
وَبِدْعَوى الْخَيْرِ .. تَتَسَتَّرُ !

Akan aku ajak engkau menemui bunglon .. agar engkau menyaksikan sendiri tipu dayanya! Bunglon merubah warna dirinya sesuai dengan tempat ia berada .. agar engkau mengetahui bahwa yang seperti bunglon itu banyak .. dan berulang-ulang! Dan bahwasanya ada orang-orang munafik .. banyak pula manusia yang berganti-ganti pakaian .. dan berlindung dibalik alasan “ingin berbuat baik”.

تَعَوَّدْ يَا بُنَيَّ .. أَنْ تَشْكُرَ ..اُشْكُرِ اللهَ !
يَكْفِيْ أَنَّكَ تَمْشِيْ .. وَتَسْمَعُ .. وَتُبْصِرُ !
اُشْكُرِ اللهَ وَاشْكُرِ النَّاسَ .. فَاللهُ يَزِيْدُ الشَّاكِرِيْنَ !
وَالنَّاسُ يُحِبُّ اَلشَّخْصَ الَّذِيْ عِنْدَمَا تَبْذُلُ لَهُ .. يُقَدِّرُ !

Wahai puteraku ..
Biasakan engkau bersyukur .. kepada Allah! Cukuplah menjadi alasan untuk bersyukur kepada-Nya bahwa engkau dapat berjalan, mendengar dan melihat!
Bersyukurlah kepada Allah, dan syukuri pula manusia .. sebab Allah SWT akan menambah orang-orang yang bersyukur
Dan manusia senang saat mendapati seseorang yang diberi sesuatu lalu orang itu menghargainya!

اِكْتَشِفْ يَا بُنَيَّ .. أَنَّ أَعْظَمَ فَضِيْلَةٍ فِي الْحَيَاةِ.. اَلصِّدْقُ!
وَأَنَّ الْكَذِبَ وَإِنْ نَجَّى .. فَالصِّدْقُ أَخْلَقُ ! بِمَنْ كَانَ مِثْلَكَ!

Wahai puteraku .. ketahuilah bahwa sifat utama yang paling agung dalam kehidupan ini adalah sifat jujur!
Dan bahwasanya kebohongan, meskipun tampak memberi keselamatan .. namun jujur lebih berakhlaq bagimu! Dan bagi orang sepertimu!

بُنَيَّ ...
وَفِّرْ لِنَفْسِكَ بَدِيْلاً لِكُلِّ شَيْءٍ .. اِسْتَعِدْ لأَيَّ ِأَمْرٍ !
حَتَّى لاَ تَتَوَسَّلْ لِنَذَلٍ .. يَذِلُّ وَيَحْقِرْ !
وَاسْتَفِدْ مِنْ كُلِّ الْفُرَصِ .. لأَنَّ الْفُرَصَ الَّتِيْ تَأْتِيْ الآنَ .. قَدْ لاَ تَتَكَرَّرُ !!

Wahai puteraku …
Persiapkan alternative untuk segala urusan .. agar engkau tidak membuka jalan kehinaan!
Manfaatkan segala peluang .. sebab peluang yang datang sekarang .. bisa jadi tidak akan berulang!!
لاَ تَتَشَكَّى وَلاَ تَتَذَمَّرْ .. أُرِِيْدُكَ مُتَفَائِلاً .. مُقْبِلاً عَلَى الْحَيَاةِ ..
اِهْرَبْ مِنَ الْيَائِسِيْنَ وَالْمُتَشَائِمِيْنَ ! وَإِيَّاكَ أَنْ تَجْلِسَ مَعَ رَجُلٍ يَتَطَيَّرُ !!

Jangan berkeluh kesah .. aku harap engkau optimis .. siap menghadapi kehidupan ..
Jauhilah orang-orang yang putus asa dan pesimis, lari dari mereka! Dan jangan sampai engkau duduk dengan seseorang yang selalu memandang sial kepada segala hal!!
لاَ تَتَشَمَّتْ وَلاَ تَفْرَحْ بِمُصِيْبَةِ غَيْرِكَ ... وَإِيَّاكَ أَنْ تَسْخَرْ مِنْ شَكْلِ أَحَدٍ ...
فَالْمَرْءُ لَمْ يَخْلُقْ نَفْسَهُ .. فَفِيْ سُخْرِيَتِكَ .. أَنْتَ فِي الْحَقِيْقَةِ تَسْخَرُ !
مِنْ صُنْعِ الَّذِيْ أَبْدَعَ وَخَلَقَ وَصَوَّرَ !!

Jangan bergembira saat melihat orang lain terkena musibah .. jangan pula menghina orang karena postur atau penampilannya ..
Sebab dia tidak menciptakan dirinya .. dan saat engkau menghina orang lain, pada hakekatnya engkau menghina ciptaan dari Dzat yang Maha Mencipta dan Membuat bentuk rupa

لاَ تَفْضَحْ عُيُوْبَ النَّاسِ .. فَيَفْضَحُكَ اللهُ فِيْ دَارِكَ ..
فَاللهُ اَلسَّاتِرُ .. يُحِبُّ مَنْ يَسْتُرُ ! وَلاَ تَظْلِمْ أَحَداً ..
وَإِذَا دَعَتْكَ قُدْرَتُكَ عَلَى ظُلْمِ النَّاسِ .. فَتَذَكَّرْ أَنَّ اللهَ هُوَ اْلأَقْدَرُ !

Jangan membuka aib orang, sebab Allah akan membuka aibmu di rumahmu .. sebab Allah-lah Dzat yang menutupi .. dan mencintai orang yang menutupi!
Jangan menzhalimi siapa pun .. dan jika engkau hendak menzhalimi dan engkau merasa mampu menzhalimi, ingatlah bahwa Allah SWT lebih mampu!

وَإِذَا شَعُرْتَ بِالْقَسْوَةِ يَوْماً .. فَامْسَحْ عَلَى رَأْسِ يَتِيْمٍ ..
وَلَسَوْفَ تَدْهَشُ .. كَيْفَ لِلْمَسْحِ أَنْ يَمْسَحَ الْقَسْوَةَ مِنَ الْقَلْبِ .. فَيَتَفَطَّرُ !

Jika engkau merasa hatimu mengeras, usaplah kepala anak yatim .. engkau akan terheran-heran .. bagaimana usapan itu dapat menghilangkan rasa keras hati dari hatimu, seakan hatimu menjadi pecah dan melunak!

لاَ تُجَادِلْ .. فْي الْجَدَلِ .. كِلاَ الطَّرَفَيْنِ يَخْسَرُ !
فَإِذَا انْهَزَمْنَا فَقَدْ خَسِرْنَا كِبْرِيَاءَنَا نَحْنُ !
وَإِذَا فُزْنَا فَلَقَدْ خَسِرْنَا .. اَلشَّخْصَ اْلآخَرَ ...
لَقَدْ اِنْهَزَمْنَا كُلُّنَا .. اَلَّذِيْ اِنْتَصَرَ ... وَالَّذِيْ ظَنَّ أَنَّهُ لَمْ يُنْصَرْ !

Jangan mendebat .. dalam perdebatan .. kedua pihak merugi.
Kalau kita yang kalah, kita merugi telah kehilangan kebesaran kita, dan jika menang, kita juga merugi, telah kehilangan orang lain yang menjadi lawan debat kita .. semua kita kalah .. baik yang merasa menang .. dan yang merasa belum menang!

لاَ تَكُنْ أُحَادِيَ الرَّأْيِ .. فَمِنَ الْجَمِيْلِ أَنْ تُؤَثِّرَ وَتَتَأَثَّرُ !
لَكِنْ إِيَّاكَ أَنْ تَذُوْبَ فِيْ رَأْيِ اْلآخَرِيْنَ ... وَإِذَا شَعُرْتَ بِأَنَّ رَأْيَكَ .. مَعَ الْحَقِّ .. فَاثْبُتْ عَلَيْهِ وَلاَ تَتَأَثَّرْ !

Jangan monopoli pendapat .. yang bagus adalah engkau mempengaruhi dan dipengaruhi!
Hanya saja, jangan larut dalam pendapat banyak orang .. dan jika engkau merasa bahwa pendapatmu benar .. tegarlah dan jangan terpengaruh!

تَسْتَطِيْعُ يَا بُنَيَّ أَنْ تُغَيِّرَ قَنَاعَاتِ النَّاسِ ...
وَأَنْ تَسْتَحْوِذَ عَلَى قُلُوْبِ النَّاسِ وَهِيَ لاَ تَشْعُرُ !
لَيْسَ بِالسَّحْرِ وَلاَ بِالشَّعْوَذَةِ ... فَبِابْتِسَامَتِكَ .. وَعُذُوْبَةِ لَفْظِكَ ..
تَسْتَطِيْعُ بِهِمَا أَنْ تَسْحَرَ !!
اِبْتَسِمْ ... فَسُبْحَانَ مَنْ جَعَلَ اْلاِبْتِسَامَةَ فِيْ دِيْنِنَا.. (عِبَادَةً) وَعَلَيْهَا نُؤْجَرُ !!

Wahai puteraku ..
Engkau dapat merubah keyakinan orang .. dan menguasai hati mereka tanpa engkau sadari! Bukan dengan sihir, bukan pula dengan jampi .. namun, dengan senyumanmu .. dan kosa katamu yang lembut .. dengan keduanya, engkau dapat menyihir!!
Oleh karena itu, tersenyumlah .. maha suci Allah yang telah menjadikan senyuman sebagai ibadah dalam agama kita, dan kita mendapatkan pahala darinya!!

فِي الصِّيْنَ ... إِنْ لَمْ تَبْتَسِمْ لَنْ يَسْمَحُوْا لَكَ أَنْ تَفْتَحَ مَتْجَرًا ..
إِنْ لَمْ تَجِدْ مَنْ يَبْتَسِمْ لَكَ .. اِبْتَسِمْ لَهُ أَنْتَ !
فَإِذَا كَانَ ثَغْرُكَ بِالْبَسْمَةِ يَفْتُرُ .. بِسُرْعَةٍ .. تَتَفَتَّحُ لَكَ الْقُلُوْبُ لِتُعَبِّرَ !!

Di Cina .. jika engkau tidak murah senyum, mereka tidak akan berikan lisensi kepadamu untuk membuka kedai ..
Jika engkau tidak menemukan orang yang tersenyum kepadamu, tersenyumlah engkau kepadanya!
Jika bibirmu terbuka karena senyuman .. dengan cepat .. terbuka pula hati untuk mengekspresikan isinya

وَحِيْنَمَا يَقَعُ فِيْ قَلْبِ النَّاسِ نَحْوَكَ شَكٌّ .. دَافِعْ عَنْ نَفْسِكَ .. وَضِّحْ .. بَرِّرْ !
لاَ تَكُنْ فُضُوْلِيّاً تَدُسُّ أَنْفَكَ فِيْ كُلِّ أَمْرٍ ..
تَقِفُ مَعَ مَنْ وَقَفَ إِذَا الْجُمْهُوْرُ تَجَمْهَرَ !!
بُنَيَّ .. تَرَفَّعْ عَنْ هَذَا .. إِنَّهُ يَسُوْءُنِيْ هَذَا الْمَنْظَرُ !!

Jika orang meragukanmu, bela dirimu .. jelaskan .. dan beri keterangan pembenarannya!
Jangan suka nimbrung dan mengenduskan hidungmu dalam segala urusan .. jangan pula ikut-ikutan, berposisi bersama banyak orang saat mereka bersikap!!
Wahai puteraku .. jauhkan dirimu dari hal ini .. aku sangat tidak suka kalau melihatmu seperti ini!!

لاَ تَحْزَنْ يَا بُنَيَّ عَلَى مَا فِي الْحَيَاةِ ! فَمَا خُلِقْنَا فِيْهَا إِلاَّ لِنُمْتَحَنَ وَنُبْتَلَى ..
حَتَّى يَرَانَا اللهُ .. هَلْ نَصْبِرُ ؟؟؟
لِذَلِكَ ... هَوِّنْ عَلَيْكَ ... وَلاَ تَتَكَدَّرْ ! وَتَأَكَّدْ بِأَنَّ الْفَرَجَ قَرِيْبٌ ...
فَإِذَا اشْتَدَّ سَوَادُ السُّحُبِ ... فَعَمَّا قَلِيْلٍ سَتُمْطِرُ !!

Jangan bersedih wahai puteraku terhadap apa yang terjadi dalam kehidupan! Sebab kita tidak diciptakan kecuali untuk diuji dan diberi cobaan .. sehingga Allah melihat kita .. adakah kita bersabar?
Karena itu .. santai saja .. jangan keruh hati! Yakinlah bahwa jalan keluar dekat ..
“jika mendung semakin hitam, pertanda, sebentar lagi hujan”!!

لاَ تَبْكِ عَلَى الْمَاضِيْ .. فَيَكْفِيْ أَنَّهُ مَضَى ..
فَمِنَ الْعَبَثِ أَنْ نُمْسِكَ نَشَّارَةَ الْخَشَبِ ... وَنَنْشُرُ !!
اُنْظُرْ لِلْغَدِ ... اِسْتَعِدَّ ... شَمِّرْ !!
كُنْ عَزِيْزاً ... وَبِنَفْسِكَ اِفْخَرْ !
فَكَمَا تَرَى نَفْسَكَ سَيَرَاكَ اْلآخَرُوْنَ ..
فَإِيَّاكَ لِنَفْسِكَ يَوْماً أَنْ تَحْقِرَ !!
فَأَنْتَ تَكْبُرُ حِيْنَمَا تُرِيْدُ أَنْ تَكْبُرَ ..
وَأَنْتَ فَقَطْ مَنْ يُقَرِّرُ أَنْ يَصْغُرَ !

Jangan meratapi masa lalu, cukuplah bahwa ia telah berlalu .. sia-sia kalau kita memegang gergaji kayu, lalu menggergaji!!
Tataplah hari esok .. persiapkan diri .. dan singsingkan lengan baju untuk menghadapinya!!
Jadilah orang yang mulia .. berbanggalah dengan dirimu!
Sebagaimana engkau melihat dirimu, begitulah orang lain akan melihatmu ..
Jangan sekali-kali meremehkan dirimu!! Sebab engkau menjadi besar saat engkau ingin besar .. hanya engkau saja yang memutuskan ia menjadi kecil!

وَأَخِيْراً
إِذَا أَعْجَبَكَ الْمَوْضُوْعُ فَلاَ تَقُلْ شُكْـراً
رَحِمَ اللهُ مَنْ نَقَلَهَا عَنِّيْ وَجَعَلَهَا بِمِيْزَانِ حَسَنَاتِكُمْ
وَقَالَ : اَللَّهُمَّ اِغْفِرْ لَهُ وَلِوَالِدَيْهِ وَلأَهْلِ بَيْتِهِ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِمْ وَمَا تَأَخَّرَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ

Terakhir ..
Jika cocok dengan tema ini, jangan katakan: “terima kasih”. Namun, katakanlah: “semoga Allah memberikan Rahmat kepada yang mempublikasikannya, dan menjadikannya sebagai penambah berat kebaikannya”.
Dan katakan pula: “ya Allah, ampuni penulis tema ini dan yang mempublikasikannya, juga kedua orang tuanya dan seluruh keluarganya, ampuni apa yang telah lalu dan yang akan datang dari dosanya, lindungi dia dari adzab kubur dan adzab neraka”.

Selasa, 08 Februari 2011

Perdamamaian Dunia : Kesediaan pangan dan stabilitas harga pangan


Pemerintah di seluruh dunia sudah saatnya merumuskan arti perdamaian dunia dan cara yang tepat didalam mencapai perdamaian yang sebenarnya. Perdamaian yang selama ini ingin dicapai, tidak pernah berujung karena dicapai dengan cara-cara yang salah. Ratusan juta dolar yang dikeluarkan untuk pembiayaan militer setiap tahunnya oleh setiap negara di dunia, hanya sebuah pemborosan dan tidak mencapai subtansi yang ada. Serangan atau invasi yang dengan alibi perdamian, hanya melahirkan kebencian baru dan mempersubur terorisme didalam melahirkan permusuhan baru. Amerika Serikat telah membuktikannya di Irak maupun Afganistan. Seperti pepatah orang bijak, bahwa perdamaian tidak bisa diciptakan melalui darah.
Kerapuhan pangan dunia yang disebabkan gagal panen diseluruh dunia maupun meningkatnya permintaan berdampak pada meroketnya harga pangan dunia. Untuk saat ini dan masa depan, perdamian dunia akan bermuara pada penyediaan pangan dan stabilitas harga pangan. Diperkirakan akan bertumbangan pemerintahan dunia, yang disebabkan pemerintah tersebut tidak mampu memberikan keamanan pangan maupun harga yang stabil. Lebih jauh lagi, bisa saja akibat akut dari masalah pangan menyebabkan suatu negara melakukan invasi ke negara lain guna mencukupi pangan.
Jatuhnya rezim Ben Ali di Tunisia, tuntutan mundurnya Hosni Mubarak di Mesir maupun gelagat yang mengarah tuntutan kepada negara seperti Yaman dan Alzajair merupakan salah satu bentuk kegagalan tirani negara tersebut didalam menyediakan pangan bagi masyarakatnya. Memang faktor politik lainnya seperti kebebasan berpendapat dan korupsi yang terjadi pun merupakan alasan terjadinya gejolak. Akan tetapi, alasan utama yang mengakar adalah harga pangan yang meroket, sehingga mencekik seluruh masyarakat. Mesir yang sedang bergejolak, tidak mampu menahan inflasi 13,4 persen yang disebabkan oleh melonjaknya pangan. Hal serupa dirasakan di negara-negara Jazirah lainya, sehingga beberapa ahli memprediksikan krisis politik akan menyebar kenegara lain di jazirah arab.
Pendapat bahwa perdamaian yang bermuara pada kondisi pangan dunia tidaklah mengada-ada. Ilustrasi yang menarik disampaikan oleh Lestern Brown (presiden dari Earth Policy Institut) dalam artikel yang berjudul The Great Food Crisis Of 2011, bahwa dunia mendapatkan beban yang berat didalam memenuhi pangan dunia. Sejak tahun 1970, setiap tahunnya dunia menambah jumlah penduduk sebesar 80 juta penduduk atau setiap malamnya akan bertambah 219.000 perut yang harus diberi makan. Coba kita bayangkan apabila dunia kesulitan memenuhi permintaan tersebut. Kerusuhan dan aksi masyarakat sulit dihindari. Akibatnya adalah perdamaian dunia yang akan semakin sulit tercapai.

Indonesia dan revitalisasi pertanian
Indonesia merupakan negara yang memiliki pengalaman panjang yang berhubungan dengan pangan. Telah tercatat dua rezim yang tumbang akibat pangan. Soekarno yang pernah menyampaikan bahwa pertanian (pangan) merupakan hidup matinya bangsa, tumbang akibat inflasi hingga 300 persen yang disebabkan oleh kelangkaan pangan. Rezim selanjutnya pun tumbang pada tahun 1998, saat pemerintahan Soeharto kewalahan menghadapi inflasi yang dicirikan oleh harga pangan yang melambung. Belajar dari pengalaman, sering kali pemerintah yang dipimpin oleh SBY pun melakukan rapat terbatas beserta kabinetnya hanya disebabkan harga kedelai yang melambung.
Revitaslisasi pertanian merupakan salah satu program pemerintah didalam menghadapi isu global tersebut. Revitalisasi pertanian diartikan menempatkan kembali pertanian dalam arti luas sebagai objek vital pembangunan. Kebijakan diarahkan kepada peningkatan pendapatan petani, nilai tambah, daya saing, ketahanan pangan, diversifikasi pangan dan penguatan kelembagaan penunjang. Apabila kebijakan tersebut mampu dilaksanakan secara konsisten, maka niscaya bahwa ketahanan pangan mampu dicapai.
Pemerintah kadang selalu “masuk angin” pada pelaksanaan revitalisasi pertanian, karena godaan sesaat dan kepanikan. Hal ini dapat dilihat dari kebijakan yang kadang kontradiktif dengan revitalisasi pertanian. Terlalu banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut. Termasuk pangan yang dianggap sebagai komoditas politik.
Salah satu contoh kebijakan yang kontardiktif adalah pelaksanaan Bea Masuk nol Rupiah terhadap Beras,tepung dan kedelai. Kebijakan tersebut terlalu terburu-buru, hal tersebut terbukti dari dampak yang ada. Dampak tersebut adalah harga yang merosot pada GKP (Gabah kering Panen) dari Rp 3.200/kg menjadi Rp 2.800/kg dan tentunya memukul para petani sedangkan harga ditingkat konsumen tidak terlalu berpengaruh. Tentunnya hal tersebut kontadiktif dengan kebijakan revitalisasi pertanian yang salah satu sasarannya adalah meningkatkan pendapatan petani.
Sudah saatnya Pemerintah merumuskan kebijakan pertanian jangka panjang yang konsisten agar tercapainya ketahanan pangan. Ketergantungan pada satu komoditas akan menjadi boomerang, dan solusi dengan kebijakan impor bagaikan memnum racun secara perlahan. Diversifikasi pangan harga mati didalam mencapai ketahanan pangan, mengingat kearifan lokal memiliki potensi luar biasa. Singkong, ubi jalar, garut, dan sagu mungkin mampu menjawab perdamaian di Indonesia. Pemerintah hanya perlu memberi perhatian yang lebih pada penelitian pangan alternatif, edukasi pada masyarakat, dan akses agar mudah pangan alternatif diperoleh masyarakat. Bila pemerintah tidak mampu memenuhi pangan dalam jangka panjang, kerusuhan dan rusaknya perdamaian di Indonesia tinggal menunggu waktu saja.

Rendi Seftian
Himpunan Profesi Mahasiswa Peminat Agribisnis

Semoga Amanah.

Semester 6 akan Luar biasa..
Pergerakan HIPMA dan POPMASEPI.
Lolos Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M).
Semoga Diberi Jalan untuk selalu Amanah.
Semoga Tetap Produktif untuk bisa menulis.

JADWAL SEMESTER 6
Senin

EKO212 Teori Mikroekonomi II K 13.00 14.40 RK. 16 FAC 401 D

Selasa

AGB303 Metodologi Riset Bisnis K 8.00 9.40 RK. 4 AGB 301

AGB303 Metodologi Riset Bisnis P 10.00 12.00 RK. 4 AGB 202B

AGB333 Pembiayaan Agribisnis K 13.00 14.40 RK. 4 AGB 202A

MAN232 Manajemen Produksi dan Operasi K 15.00 16.40 RK. IPB W 4 4.01

Rabu

AGB334 Pembangunan dan Politik Agribisnis K 8.00 10.30 RK. 4 AGB 301

AGB333 Pembiayaan Agribisnis P 11.00 13.00 RK. 14 FAC 401 A

AGB322 Pengembangan Bisnis Kecil K 15.00 17.30 RK. 4 AGB 301

Kamis

AGB336 Koperasi dan Kelembagaan Agribisnis P 8.00 10.00 RK. 14 FAC 401 B

AGB336 Koperasi dan Kelembagaan Agribisnis K 10.00 12.00 RK. IPB W 4 4.01

MAN232 Manajemen Produksi dan Operasi P 15.00 17.30 RK. 15 TAN 301 A

Jum'at

AGB321 Risiko Bisnis K 8.00 9.40 RK. 4 AGB 301

AGB321 Risiko Bisnis P 13.00 16.00 RK. HPT 301 A-B